Sabtu, 02 November 2019

Contoh Essay (Esai) Lpdp - Kontribusiku Bagi Indonesia

Contoh Essay (Esai) LPDP - Kontribusiku bagi Indonesia

 sedang  bersama  mau saya lakukan untuk masyarakat  berbahaya Contoh Essay (Esai) LPDP - Kontribusiku bagi Indonesia
Logo LPDP

Kontribusiku bagi Indonesia
Kontribusi yang telah, sedang bersama mau saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya

Ketika masih sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI), saya tidak hanya membantu ayah saya mengajar mengaji anak-anak di sekitar lingkungan rumah saya di rumah saya tapi juga saya mengajar mengaji di Mesjid. Di rumah saya, ayah saya membuka perkumpulan mengaji bagi anak-anak sekitar rumah saya. Di mesjid saya juga ikut menjadi santri dengan TKA (Taman Kana-kanak Al-Qur an) bersama TPA (Taman Pendidikan Al-Qur an). Saya dengan waktu itu bergabung sebagai remaja mesjid; saya ikut membantu dalam urusan-urusan mesjid misalkan membunyikan radio mesjid, menjadi muadzin, membersihkan mesjid. Kegiatan mengajar mengaji di TKA bersama TPA terus saya lakukan hingga tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs).

Ketika mulai aktif di perkuliahan S1, saya bergabung dengan klub bahasa Inggris. Di lingkungan ini saya ikut menjadi salah satu instruktur bahasa Inggris secara sukarelawan. Saya juga ikut bergabung dengan organisasi sosial Team Pemuda 17 walaupun saya tidak sempat mengikuti banyak program dikarenakan ketika saya mulai bergabung organisasi ini pun dalam keadaan pasif. Saya sempat mengikuti salah satu program yg di mana kami anggota Team Pemuda 17 diundang untuk mengikuti program organisasi sosial Jalan-Jalan Sore (JJS). Pada waktu itu JJS mengadakan buka bersama terhadap perkampungan masyarakat yg sehari-harinya berkerja sebagai pemulung bersama hampir tidak satupun anak mereka bersekolah.

Ketika mengikuti program itu, saya berinisiatif bahwa alangkah lebih baik apabila kita menyediakan pendidikan bagi anak-anak pemulung ini selain dari bantuan makanan, pakaian, bersama hal-hal lain yg bersifat sementara. Inisiatif sayapun saya sampaikan ke organisasi sosial Team Pemuda 17, namun karena anggota-anggotanya mulai pasif maka sayapun berinisiatif untuk membangun komunitas saya sendiri. Saya kemudian mengundang beberapa teman dekat saya untuk mengajar anak-anak pemulung ini. Dengan modal sumbangan keluarga bersama teman dekat kami mulai mengumpulkan alat pengajaran bersama pembelajaran termasuk papan tulis, spidol, buku2 bekas bersama lain-lainnya. Kami mengajar anak-anak mulai dari mengenal huruf abjad, angka, membaca, mengaji, agama, hingga bahasa Inggrispun mulai kami perkenalkan.

Dalam bidang saya sendiri, saya ikut mengajar di beberapa institusi swasta bersama juga institusi negeri yaitu kampus saya Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin. Dengan ilmu bahasa Inggris yg saat ini saya punya, saya membantu orang lain dalam mempelajari bahasa Inggris mengingat pentinganya peranan bahasa Inggris di era modern sekarang ini. Penelitian saya di S1, saya fokuskan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa UIN Alauddin Makassar yg dengan waktu itu sedang berada di semester 1 bersama 2. Variabel yg saya tekankan dengan waktu itu yakni materi Subject-Verb Agreement yg merupakan salah satu materi mendasar untuk bisa mengerjakan soal TOEFL (Test of English as a Foreign Language). Tes TOEFL sangalah penting bagi mahasiswa mengingat sebagai persyaratan mengikuti berbagai beasiswa baik dalam maupun luar negeri. Dan hal ini secara umum sangat memotivasi siswa.

Selain itu, saya juga aktif menyediakan materi bahasa Inggris di dunia maya (online). Sejak masih duduk di bangku kuliah S1, saya aktif menyediakan materi berbahasa Inggris di blog. Saat ini saya memiliki dua blog bahasa Inggris yg aktif yg mencapai pengunjung hingga ribuan perharinya. Fan Page Facebook yg saya kelola mencapai lebih dari seribu pengikut (likers).

Ke depannya saya sangat merencanakan karir saya dalam bidang pengajaran bahasa Inggris. Saat ini jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Alauddin Makassar masih terakreditasi C. Sepengetahuan terbaik saya, hal ini termasuk dikarenakan tidak adanya seorang professor pun dengan bidang pengajaran bahasa Inggris di UIN Alauddin. Saat ini pun baru satu orang dosen yg baru selesai program Doktor (S3) dengan bidang Linguistik; beliau adalah ketua jurusan saya Dr. Hj. Djuwairiah Ahmad, M.Pd., M.TESOL. Dengan menyelesaikan studi master saya di bidang pengajaran bahasa Inggris (TESOL), saya berkesempatan untuk melanjutkan studi Doktor (S3) saya dengan bidang yg sama. Saya merencanakan diri saya untuk bisa menjadi professor di bidang pengajaran bahasa Inggris di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di UIN Alauddin Makassar. Dengan menjadi professor, saya tentunya mau banyak memberi manfaat termasuk dalam pengajaran, penelitian, publikasi artikel internasional, seminar, penulisan buku,  bersama lainnnya. 

Tips - Jangan pernah melakukan copas dalam esai pendaftaran beasiswa bahkan satu kalimatpun. Setiap penyedia beasiswa punya database mereka masing-masing sehingga mau ketahuan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar